PGMI Takalar — Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKM Aliyah) Kabupaten Takalar kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi dan kapasitas kepala madrasah.
Kegiatan peningkatan kompetensi kepala Madrasah Aliyah tersebut dilaksanakan pada Rabu, 16 September 2026, bertempat di MA Pesantren Tarbiyah Takalar.
Pertemuan ini menjadi ruang strategis bagi para kepala madrasah untuk memperkuat pemahaman, berbagi pengalaman, sekaligus menyamakan langkah dalam menghadapi berbagai tuntutan pengelolaan madrasah yang terus berkembang.
Hadir sebagai narasumber, Pengawas Madrasah Hj. Hasniar, S.Pd., M.Pd. menyajikan materi mengenai Platform Magis Kemenag.
Dalam pemaparannya, peserta mendapatkan penguatan terkait pemanfaatan platform tersebut sebagai bagian dari transformasi digital dan peningkatan kualitas pengelolaan madrasah.
Materi disampaikan secara interaktif sehingga peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga dapat mendiskusikan berbagai hal yang berkaitan dengan penerapannya dalam pelaksanaan tugas di madrasah.
Ketua KKM Aliyah Kabupaten Takalar, Drs. H. Muh. Yunus, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan sejumlah hal penting terkait agenda dan persiapan kegiatan KKM yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah persiapan menghadapi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Selain itu, dibahas pula persiapan menghadapi Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK).
Khusus untuk OMI, terdapat 18 peserta dari Kabupaten Takalar yang berhasil lolos ke tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Capaian tersebut menjadi perhatian bersama dan sekaligus menjadi motivasi untuk melakukan persiapan yang lebih matang sebelum para peserta melanjutkan perjuangan di tingkat provinsi.
Menurut H. Muh. Yunus, berbagai agenda tersebut membutuhkan persiapan yang matang dan koordinasi yang baik antarmadrasah. Karena itu, KKM Aliyah Takalar terus mendorong terbangunnya komunikasi dan kerja sama yang solid di antara seluruh kepala Madrasah Aliyah.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya meningkatkan kompetensi kepala madrasah, tetapi juga memperkuat koordinasi dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai program dan agenda madrasah,” ungkapnya.
