PGMI Takalar — Sebanyak 50 guru madrasah dari Kabupaten Takalar mengikuti kegiatan Training of Trainers (ToT) Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah yang diselenggarakan atas kerja sama Bank Indonesia dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Kegiatan tersebut berlangsung di Four Points by Sheraton Makassar, Sabtu (19/9/2026), mulai pukul 07.30 hingga 17.00 WITA.
Kegiatan ini diikuti sekitar 300 guru madrasah se-Sulawesi Selatan yang berasal dari Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Maros, dan Takalar.
Kehadiran para guru dalam kegiatan ToT ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan literasi Rupiah di lingkungan madrasah.
Para peserta diharapkan mampu meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada peserta didik sehingga pemahaman tentang Rupiah dapat ditanamkan sejak dini.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi yang mencakup tiga pilar utama Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah.
Pertama, Cinta Rupiah, yaitu menumbuhkan rasa memiliki dan kepedulian terhadap Rupiah dengan menjaga keaslian, merawat, serta menjaga kebersihan uang kertas dan uang logam.
Kedua, Bangga Rupiah, yaitu memahami Rupiah sebagai simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sekaligus alat pemersatu bangsa. Pemahaman ini diharapkan dapat memperkuat rasa nasionalisme di kalangan peserta didik.
Ketiga, Paham Rupiah, yaitu meningkatkan pemahaman masyarakat dalam menggunakan Rupiah secara bijak, termasuk membiasakan perilaku bertransaksi secara cermat, mengelola keuangan, dan berhemat. Peserta juga diperkenalkan dengan perkembangan sistem pembayaran modern, salah satunya Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Baca juga : Ratusan Peserta Adu Kemampuan di OMI 2026 Tingkat Kabupaten Takalar
Tentunya Guru madrasah diharapkan tidak hanya memahami materi CBP Rupiah secara pribadi, tetapi juga mampu menjadi agen edukasi di lingkungan madrasah.
Dengan demikian, nilai-nilai kecintaan, kebanggaan, dan pemahaman terhadap Rupiah dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh guru maupun peserta didik.


